Pendidikan Islam menghadapi tantangan berupa melemahnya budaya belajar, pragmatisme pendidikan, dan berkurangnya perhatian terhadap adab keilmuan, sehingga diperlukan penguatan paradigma pendidikan yang berlandaskan hadis Nabi Muhammad saw. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hadis-hadis tentang kewajiban menuntut ilmu serta menjelaskan relevansinya terhadap pendidikan Islam kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) melalui pendekatan tematik (mawḍū‘ī) terhadap hadis-hadis dalam Kutub al-Tis‘ah. Data dianalisis menggunakan teknik content analysis dengan menelaah sumber hadis, syarah, dan literatur ilmiah yang relevan. Hasil penelitian mengidentifikasi empat tema utama, yaitu kewajiban menuntut ilmu, kemuliaan penuntut ilmu, ilmu yang bermanfaat sebagai amal jariyah, dan kemuliaan pengajar kebaikan. Keempat tema tersebut membentuk paradigma pendidikan Islam yang mengintegrasikan ilmu, iman, adab, amal, dan kemaslahatan sosial. Penelitian ini berimplikasi pada pentingnya penguatan budaya belajar, pembentukan karakter, serta reorientasi pendidikan Islam agar tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada kebermanfaatan ilmu dan tanggung jawab moral dalam kehidupan bermasyarakat.
Copyrights © 2024