Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, termasuk pada pembelajaran sejarah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran AI dalam pembelajaran sejarah di SMA Negeri 3 Cirebon, meliputi manfaat, tantangan, serta upaya pemanfaatannya secara bijaksana. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan desain fenomenologi untuk memahami pengalaman guru dan peserta didik dalam memanfaatkan AI pada proses pembelajaran sejarah. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan analisis dokumen dengan informan yang terdiri atas guru sejarah dan peserta didik. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI memberikan berbagai manfaat dalam pembelajaran sejarah, seperti mempermudah akses informasi, meningkatkan minat belajar siswa, membantu pemahaman materi sejarah, mengembangkan kemampuan berpikir kritis, serta mendukung pembelajaran yang lebih interaktif dan personal. Selain itu, AI membantu guru dalam menyusun materi ajar, media pembelajaran, dan evaluasi pembelajaran secara lebih efisien. Namun demikian, penggunaan AI juga menghadapi sejumlah tantangan, seperti ketergantungan siswa terhadap teknologi, potensi penyebaran informasi yang kurang akurat, menurunnya kemampuan literasi sejarah, risiko plagiarisme, serta kesenjangan akses teknologi. Oleh karena itu, pemanfaatan AI dalam pembelajaran sejarah perlu dilakukan secara bijaksana dengan tetap mengedepankan kemampuan berpikir kritis, verifikasi sumber informasi, dan integritas akademik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa AI dapat menjadi sarana yang efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran sejarah apabila digunakan sebagai alat pendukung pembelajaran dan bukan sebagai pengganti peran guru maupun proses berpikir peserta didik.
Copyrights © 2026