Pengelolaan sampah rumah tangga merupakan salah satu tantangan utama dalam mewujudkan lingkungan permukiman yang bersih dan berkelanjutan, khususnya pada kawasan yang memiliki karakteristik permukiman berbeda. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pengetahuan, sikap, sarana dan prasarana, serta norma subjektif terhadap perilaku pengelolaan sampah rumah tangga di Kelurahan Mantuil, Kota Banjarmasin. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 98 kepala keluarga yang terdiri atas 49 responden di kawasan permukiman kumuh dan 49 responden di kawasan permukiman bukan kumuh. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis secara deskriptif dan inferensial menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan, sikap, sarana dan prasarana, serta norma subjektif berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku pengelolaan sampah, baik secara parsial maupun simultan. Norma subjektif merupakan variabel yang memberikan pengaruh paling dominan terhadap perilaku pengelolaan sampah. Model penelitian mampu menjelaskan 73,7% variasi perilaku pengelolaan sampah rumah tangga, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan perilaku pengelolaan sampah memerlukan penguatan dukungan sosial yang didukung oleh peningkatan pengetahuan, pembentukan sikap, serta penyediaan sarana dan prasarana yang memadai.
Copyrights © 2026