Perkembangan media sosial di era digital memberikan tantangan sekaligus peluang dalam penanaman nilai moderasi beragama kepada peserta didik. Artikel ini bertujuan mengkaji nilai-nilai moderasi beragama dalam pembelajaran Al-Qur'an Hadis, strategi internalisasi melalui media sosial, serta implikasinya terhadap sikap moderat peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan mengumpulkan data dari buku, jurnal, dan dokumen ilmiah yang relevan. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai tawassuth, tasamuh, tawazun, dan i'tidal dapat diinternalisasikan melalui pembelajaran Al-Qur'an Hadis berbasis media sosial. Pemanfaatan media sosial mendukung penguatan sikap toleran, adil, dan menghargai perbedaan pada peserta didik. Kajian ini berkontribusi dalam pengembangan pembelajaran Al-Qur'an Hadis yang adaptif terhadap perkembangan digital. Namun, penelitian ini terbatas pada kajian kepustakaan sehingga belum mengkaji implementasi secara langsung di sekolah
Copyrights © 2026