Komunikasi merupakan salah satu aspek penting dalam proses pembelajaran di sekolah. Pola komunikasi yang baik dapat membantu siswa dalam menyampaikan pendapat, bekerja sama dalam kelompok, serta memahami materi pembelajaran dengan lebih efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola komunikasi siswa di SMAN 6 Takalar. Metode penelitian yang digunakan Adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif sederhana. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan Google From kepada siswa. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 30 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sebagian besar siswa cukup nyaman menggunakan media digital seperti WhatsApp untuk berkomunikasi dengan guru maupun teman terkait tugas sekolah. Selain itu, penggunaan Bahasa gaul cenderung digunakan dalam komunikasi antar siswa untuk membangun keakraban. Namun komunikasi melalui media sosial juga menimbulkan beberapa hambatan seperti kesalapahaman dalam koordinasi tugas kelompok serta rasa segan siswa untuk memulai percakapan dengan guru. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perkembangan teknologi digital mempengaruhi pola komunikasi siswa di lingkungan sekolah sehingga diperlukan penguatan komunikasi interpersonal antara siswa dan guru.
Copyrights © 2026