Hutan merupakan suatu kawasan dengan sumber daya alam yang memiliki keanekaragam hayati yang tinggi dengan produk HHBK seperti buah-buhan dengan berbagai jenis seperti buah kapul. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kandungan senyawa pada tangkai buah kapul sebagai pemanfaatan limbah organik dengan perbandingan antara pelarut ekstrak etanol dan etil asetat. Penelitian ini dilakukan dengan menguji skrining fitokimia kualitatif dengan menguji senyawa alkaloid, triterpenoid, steroid, karbohidrat, flavonoid, tanin, kumarin, karotenoid, dan fenol. Hasil pengujian skrining fitokimia menunjukkan bahwa kandungan senyawa yang terkandung pada tangkai buah kapul pada pelarut etil asetat dan etanol sama-sama memiliki kandungan senyawa yaitu alkaloid, triterpenoid, saponin, karbohidrat, flavonoid, tanin, kumarin dan fenol. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tangkai buah kapul berpotensi sebagai antibakteri dengan senyawa yang baik sehingga dapat dilakukan pengujian aktivitas antioksidan dan antibakteri pada ekstrak tangkai buah kapul. Kata kunci : Fitokimia Kualitatif, Limbah Pasca Panen, Perbandingan Pelarut, Pemanfaatan Limbah, Tangkai Buah Kapul.
Copyrights © 2026