Jurnal Agroteknologi dan Kehutanan Tropika
Vol 4, No 2 (2026): Juli 2026

Delineasi Daerah Rawan Kebakaran Hutan Dan Lahan Kota Bontang

Ahmat Raqif Mardani (Fakultas Pertanian Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda)
Djumansi Derita (Fakultas Pertanian Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda)
Heni Emawati (Fakultas Pertanian Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda)
Zikri Azham (Fakultas Pertanian Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda)



Article Info

Publish Date
15 Jul 2026

Abstract

Kota Bontang merupakan daerah rawan kebakaran. Tujuan penelitian untuk mengetahui pada tahun berapa tingkat rawan kebakaran hutan dan lahan yang tinggi antara tahun 2019 sampai dengan 2022. Penelitian dilaksanakan di Manggala Agni Daops Sangkima, dengan waktu kurang lebih 3 bulan. Pengolahan Data Areal Kebakaran Hutan dan Lahan antara lain Pengumpulan data titik panas (hotspot) hasil download dari LAPAN, Menentukan lokasi indikasi areal kebakaran dengan analisis kerapatan titik panas (point density analysis), Deliniasi areal kebakaran berdasarkan data citra Landsat 8 OLI terbaru sesuai dengan data titik panas (hotspot) dan analisis kerapatan titik panas, Analisis lanjutan dengan menggunakan data tema kehutanan lainnya, Penyajian data, grafik, dan layout peta areal kebakaran hutan dan lahan. Daerah yang paling rawan terjadinya kebakaran hutan dan lahan adalah daerah Kelurahan Bontang Lestari dimana dalam penelitian 4 tahun dengan jumlah 22 kasus kebakaran hutan dan lahan dengan rincian Kecamatan Bontang Selatan, Kelurahan Bontang Lestari terjadi sebanyak 17 kasus kebakaran hutan dan lahan kemudian Kelurahan Satimpo terjadi sebanyak 2 kasus kebakaran hutan dan lahan, Kecamatan Bontang Barat, Kelurahan Kanaan terjadi sebanyak 3 titik kebakaran hutan dan lahan. Di antara banyaknya titik kebakaran hutan dan lahan hanya terdapat 3 wilayah yang paling rawan yaitu Kecamatan Bontang Selatan, Kelurahan Bontang Lestari, Kelurahan Satimpo dan Kecamatan Bontang Barat, Kelurahan Kanaan. Tahun terginggi terjadinya kebakaran hutan dan lahan terdapat pada tahun 2019 dengan 14 Kasus kebakaran hutan dan lahan dilanjut dengan tahun 2021 dan tahun 2022 dengan 3 Kasus kebakaran hutan dan lahan serta pada tahun 2020 terdapat 2 kasus kebakaran hutan dan lahan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

JAKT

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Jurnal Agroteknologi dan Kehutanan Tropika (JAKT) adalah jurnal ilmiah yang didedikasikan untuk menerbitkan naskah penelitian di bidang teknologi pertanian, budidaya pertanian, bidang manajemen hutan, budidaya hutan, hama penyakit hutan, dan yang relevan dengan pertanian tropika dan kehutanan ...