PESHUM
Vol. 5 No. 5: Agustus 2026

Dinamika Argumentasi dan Legitimasi Kebijakan dalam Penolakan Kenaikan Tunjangan DPRD di Kota Padang

Sarah Vianitha (Universitas Negeri Padang, Indonesia)
Rahmadani Yusran (Universitas Negeri Padang, Indonesia)



Article Info

Publish Date
21 Jul 2026

Abstract

Legitimasi kebijakan publik tidak semata-mata ditentukan oleh kepatuhan terhadap prosedur hukum, tetapi juga oleh kemampuan pemerintah membangun argumentasi yang memperoleh penerimaan masyarakat. Namun, dimensi argumentatif dalam pembentukan legitimasi kebijakan masih relatif kurang mendapat perhatian dibandingkan aspek legal dan institusional. Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika argumentasi antara DPRD dan masyarakat dalam pembentukan legitimasi kebijakan pada polemik rencana kenaikan tunjangan DPRD Kota Padang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi yang dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa dengan perspektif Argumentative Turn. Hasil penelitian menunjukkan bahwa legitimasi kebijakan dibentuk melalui interaksi antara argumentasi pemerintah dan respons publik yang dipengaruhi oleh kondisi sosial-ekonomi, persepsi terhadap kinerja DPRD, tingkat transparansi kelembagaan, serta penyebaran narasi di ruang digital. Temuan ini menegaskan bahwa legitimasi merupakan konstruksi sosial yang lahir dari proses argumentatif, bukan sekadar konsekuensi legalitas formal. Secara teoretis, penelitian ini memperluas penerapan perspektif Argumentative Turn dengan menunjukkan relevansinya dalam menjelaskan proses pembentukan legitimasi setelah kebijakan memasuki ruang publik.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

PESHUM

Publisher

Subject

Humanities Education Social Sciences

Description

PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora menerbitkan artikel bidang: (1) Pendidikan: Pendidikan dan Pembelajaran, Pendidikan Karakter, Pendidikan Inklusi, Kurikulum Pendidikan. (2) Sosial: Ekonomi, ...