Rendahnya pemahaman konseptual siswa pada materi impuls dan momentum masih menjadi permasalahan utama dalam pembelajaran fisika, yang salah satunya dipengaruhi oleh dominasi pendekatan berpusat pada guru sehingga keterlibatan aktif siswa dalam membangun pengetahuan belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konseptual siswa melalui penerapan model Discovery Learning yang dipadukan dengan metode eksperimen dan demonstrasi. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan pada siswa kelas XI A2 SMAN 3 Pamekasan semester genap tahun ajaran 2025/2026 dengan jumlah 36 siswa, melalui tiga siklus yang meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui tes pemahaman konseptual dan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan ketuntasan belajar secara bertahap, yaitu dari 44% pada siklus I menjadi 67% pada siklus II dan mencapai 78% pada siklus III, disertai peningkatan keterlaksanaan pembelajaran dari 70% menjadi 86%. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi Discovery Learning dengan eksperimen dan demonstrasi efektif dalam meningkatkan pemahaman konseptual siswa serta memberikan kontribusi terhadap pengembangan strategi pembelajaran fisika yang lebih aktif, kontekstual, dan berorientasi pada konstruksi pengetahuan.
Copyrights © 2026