Jerawat vulgaris adalah kondisi yang menyebabkan peradangan pada kulit. Salah satu bakteri penyebab jerawat adalah Propionibacterium acnes, yang memiliki protein yang mampu mendegradasi jaringan kulit dan memicu peradangan. Ekstrak bunga mawar (Rosa damascena) mengandung metabolit sekunder yang berfungsi sebagai agen antibakteri, seperti tanin, geraniol, nerol, sitronelol, dan flavonoid. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan aktivitas penghambatan antibakteri ekstrak bunga mawar (Rosa damascena) terhadap pertumbuhan Propionibacterium acnes, salah satu bakteri penyebab jerawat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini melibatkan pembuatan ekstrak bunga mawar (Rosa damascena) dalam beberapa variasi konsentrasi, yaitu 30%, 20%, dan 10%, dan pengujian terhadap pertumbuhan Propionibacterium acnes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa zona penghambatan yang dihasilkan pada konsentrasi 20% dan 30% dikategorikan sangat kuat, sedangkan zona penghambatan pada konsentrasi 10% dikategorikan kuat. Efektivitas antibakteri ekstrak bunga mawar (Rosa damascena) ini diyakini disebabkan oleh adanya senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid, tanin, dan saponin. Kesimpulannya, ekstrak bunga mawar (Rosa damascena) menunjukkan aktivitas antibakteri, khususnya dalam menghambat pertumbuhan bakteri penyebab jerawat, yaitu Propionibacterium acnes, dengan efek penghambatan maksimal yang diamati pada konsentrasi 30%.
Copyrights © 2026