Koperasi di lingkungan sekolah memiliki fungsi yang krusial sebagai tempat belajar untuk kewirausahaan, yang mengkombinasikan teori akademis dengan praktik bisnis yang nyata. Namun, SMK PGRI 39 Jakarta sedang mengalami kesulitan dalam pengelolaan ekonominya yang belum teratur karena kurangnya keberadaan koperasi formal di sekolah. Kondisi ini menimbulkan dampak pada penyediaan barang untuk siswa yang kurang kompetitif, kesejahteraan guru yang minim, serta hilangnya peluang bagi siswa untuk belajar berorganisasi. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dirancang untuk memberikan pemahaman tentang pengelolaan koperasi sekolah yang efisien guna membangun landasan untuk mencapai kemandirian ekonomi di lingkungan sekolah. Kegiatan ini berlangsung pada 6 hingga 8 April 2026 di SMK PGRI 39 Jakarta, dengan keikutsertaan kepala sekolah, guru, staf administrasi, dan perwakilan siswa sebagai peserta. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi ceramah yang memotivasi, Diskusi Kelompok Terfokus (FGD), serta latihan dasar dalam pencatatan keuangan. Hasil dari kegiatan sosialisasi ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta sebesar 80% terkait pengelolaan koperasi yang modern, perubahan dalam sudut pandang tentang pentingnya kemandirian ekonomi, dan munculnya komitmen untuk melanjutkan pendirian koperasi sekolah yang resmi. Bisa disimpulkan bahwa kegiatan sosialisasi tentang manajemen koperasi ini telah membentuk dasar yang kuat bagi sekolah untuk memanfaatkan potensi ekosistem lokal dalam rangka mencapai kemandirian finansial dan menciptakan laboratorium kewirausahaan untuk siswa-siswinya.
Copyrights © 2026