Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik pada materi konsep waktu di kelas II SDN 21 Taluak Ampek Suku Kecamatan Banuhampu Kabupaten Agam. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh pembelajaran yang masih berpusat pada guru, penggunaan media pembelajaran yang kurang variatif, serta kesulitan peserta didik dalam memahami konsep waktu yang bersifat abstrak. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam satu siklus dengan melibatkan 20 peserta didik sebagai subjek penelitian. Data diperoleh melalui observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dengan membandingkan kondisi sebelum dan sesudah tindakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media visual mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi konsep waktu. Persentase ketuntasan belajar meningkat dari 25% pada kondisi awal menjadi 85% setelah tindakan, sedangkan nilai rata-rata kelas meningkat dari 61,50 menjadi 84,25. Penggunaan media visual membantu peserta didik memperoleh pengalaman belajar yang lebih konkret sehingga lebih mudah memahami hubungan antara posisi jarum jam, satuan waktu, dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa media visual dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan hasil belajar matematika pada materi konsep waktu di sekolah dasar.
Copyrights © 2026