Permasalahan akumulasi limbah plastik dan minimnya lahan hijau menjadi tantangan lingkungan di wilayah pedesaan yang sedang berkembang, termasuk di Desa Ujung Teran, Kabupaten Karo. Kurangnya pemahaman mengenai pengelolaan limbah menyebabkan botol plastik bekas sering kali berakhir sebagai residu yang mencemari lingkungan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan literasi lingkungan (eco-literacy) dan kreativitas siswa sekolah dasar melalui program "Botol Hijau". Program ini melatih siswa mentransformasi limbah botol plastik menjadi media tanam produktif berupa vertical garden. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Service Learning yang meliputi tahapan sosialisasi dampak sampah, pelatihan pembuatan wadah tanam, dan praktik penanaman di MIS Al-Hikmah Desa Ujung Teran. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dan keberhasilan penciptaan instalasi vertical garden yang memanfaatkan limbah rumah tangga. Secara kognitif dan psikomotorik, siswa menunjukkan antusiasme tinggi dan mampu mengubah perspektif terhadap sampah menjadi sumber daya yang bernilai guna dan estetika. Program ini efektif sebagai media edukasi lingkungan yang aplikatif untuk membentuk karakter generasi muda yang peduli lingkungan.
Copyrights © 2026