Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pelatihan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Kompetensi Kerja terhadap Kinerja Karyawan dengan Motivasi Kerja sebagai variabel moderasi pada PT. Pelindo Regional 1 Belawan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif asosiatif kausal dengan sampel sebanyak 64 responden dari populasi 173 karyawan yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dan teknik Proportionate Stratified Random Sampling. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t, uji F, koefisien determinasi (R²), dan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan pengembangan SDM berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (thitung = 2,889 > ttabel = 1,671). Kompetensi kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (thitung = 4,411 > ttabel = 1,671). Secara simultan, pelatihan pengembangan SDM dan kompetensi kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan (Fhitung = 76,015 > Ftabel = 3,15) dengan nilai koefisien determinasi sebesar 79,2%. Hasil Moderated Regression Analysis menunjukkan bahwa motivasi kerja mampu memperkuat pengaruh pelatihan pengembangan SDM terhadap kinerja karyawan, namun memperlemah pengaruh kompetensi kerja terhadap kinerja karyawan. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kinerja karyawan dapat dicapai melalui program pelatihan yang efektif, penguatan kompetensi, dan pengelolaan motivasi kerja yang tepat.
Copyrights © 2026