Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan motivasi belajar Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) siswa SMA di Malang berdasarkan jenis kelamin dan pekerjaan orang tua. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif komparatif dengan melibatkan 103 siswa kelas XI sebagai sampel penelitian yang dipilih secara representatif. Data motivasi belajar PJOK diperoleh melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, sedangkan data jenis kelamin dan pekerjaan orang tua diperoleh dari bagian Tata Usaha sekolah sebagai data pendukung. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif untuk menggambarkan tingkat motivasi belajar siswa secara umum serta statistik inferensial untuk menguji hipotesis penelitian melalui teknik two way ANOVA. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan dalam motivasi belajar PJOK siswa berdasarkan jenis kelamin maupun pekerjaan orang tua (PNS, petani, dan wiraswasta) (p>0.05). Selain itu, tidak ditemukan adanya interaksi antara kedua variabel tersebut dalam memengaruhi motivasi belajar siswa (p>0.05). Temuan ini mengindikasikan bahwa motivasi belajar PJOK lebih dipengaruhi oleh faktor internal siswa serta kualitas lingkungan pembelajaran. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa jenis kelamin dan pekerjaan orang tua bukan merupakan faktor pembeda utama dalam motivasi belajar PJOK siswa SMA di Malang.
Copyrights © 2026