Latar Belakang: Pengelolaan anggaran berbasis kinerja merupakan faktor penting dalam meningkatkan akuntabilitas dan kinerja keuangan rumah sakit BLUD. Namun, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan, terutama di daerah dengan keterbatasan geografis dan fiskal seperti RSUD Teluk Bintuni. Oleh karena itu, diperlukan evaluasi efektivitas dan efisiensi pengelolaan anggaran untuk mendukung keberlanjutan pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas dan efisiensi pengelolaan anggaran berbasis kinerja serta keterkaitannya dengan kinerja keuangan RSUD Teluk Bintuni periode 2022-2024. Sebagai rumah sakit BLUD, pengelolaan anggaran efektif dan efisien menjadi prasyarat penting mendukung keberlanjutan pelayanan kesehatan, namun implementasinya masih menghadapi tantangan di wilayah dengan karakteristik geografis dan fiskal khas seperti Papua Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif korelasional. Data laporan keuangan, realisasi anggaran, dan mutu pelayanan 2022-2024 dianalisis melalui rasio efektivitas, efisiensi, surplus/defisit, kemandirian keuangan, dan korelasi Pearson. Hasil menunjukkan efektivitas tidak efektif (82,75%-89,67%), efisiensi efisien (90,59%-94,01%) namun cenderung meningkat. Kinerja keuangan relatif stabil dengan surplus setiap tahun, namun kemandirian masih rendah (27,06%-31,81%). Korelasi Pearson menunjukkan efektivitas memiliki hubungan positif sangat kuat (r=0,91) dan efisiensi hubungan negatif sangat kuat (r=-0,99) dengan kinerja keuangan. Penelitian merekomendasikan penguatan perencanaan berbasis kebutuhan riil, pengendalian belanja operasional, ABK, optimalisasi pendapatan BLUD, serta evaluasi kebijakan tarif dan kompensasi pelayanan gratis.
Copyrights © 2026