Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) camilan khas Madura memiliki potensi ekonomi yang besar, namun masih menghadapi kendala dalam aspek pengemasan, labelisasi, dan legalitas produk yang berdampak pada rendahnya daya saing. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing berkelanjutan UMKM melalui pelatihan pengemasan menggunakan teknologi vacuum sealer, standardisasi label produk, serta pendampingan legalitas usaha. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui tahapan persiapan, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi yang berorientasi pada kebutuhan mitra. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kualitas kemasan, daya simpan produk, serta citra produk di pasar. Penggunaan vacuum sealer mampu memperpanjang masa simpan produk dari 3–5 hari menjadi sekitar 15–20 hari, sementara 78% pelaku usaha berhasil menerapkan label standar yang informatif. Selain itu, kepercayaan diri pelaku UMKM meningkat dan terjadi kenaikan permintaan produk hingga sekitar 30% setelah program dilaksanakan. Temuan ini menunjukkan bahwa intervensi berbasis teknologi pengemasan dan penguatan branding produk mampu meningkatkan kualitas, kredibilitas, serta peluang distribusi pasar UMKM secara berkelanjutan. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini berkontribusi dalam mendorong transformasi UMKM camilan khas Madura menjadi lebih profesional, kompetitif, dan adaptif terhadap tuntutan pasar modern.
Copyrights © 2026