Implementasi Kurikulum Merdeka di tingkat sekolah dasar menuntut guru mampu mengembangkan modul ajar yang integratif, kontekstual, dan selaras dengan model pembelajaran aktif. Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) sebagai mata pelajaran wajib di kelas III–VI SD menghendaki guru memiliki kompetensi komprehensif dalam perencanaan pembelajaran, khususnya dalam pemanfaatan model Project Based Learning (PjBL). Kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa sebagian besar guru di SDN 05 Kota Bengkulu belum mampu menyusun modul ajar IPAS yang mengintegrasikan sintaks PjBL secara sistematis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun modul ajar IPAS berbasis PjBL melalui pelatihan terstruktur. Kegiatan dilaksanakan selama satu hari dengan metode ceramah, diskusi, workshop, dan praktik langsung, melibatkan 15 guru SDN 05 Kota Bengkulu. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman dan kompetensi guru: pemahaman struktur modul ajar meningkat dari 58% menjadi 89%, pemahaman PjBL dari 52% menjadi 91%, kemampuan merumuskan tujuan pembelajaran dari 60% menjadi 90%, kemampuan menyusun aktivitas PjBL dari 50% menjadi 88%, dan penyusunan asesmen dari 55% menjadi 87%. Guru mampu menyusun modul ajar IPAS berbasis PjBL secara mandiri. Disarankan agar kegiatan serupa dilaksanakan secara berkala dan diikuti program pendampingan berkelanjutan
Copyrights © 2026