Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana persepsi masyarakat terhadap kompetensi aparatur pemerintah berpengaruh terhadap tingkat kepercayaan publik pada laporan keuangan daerah Kota Medan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan melibatkan tujuh orang masyarakat sebagai informan yang dipilih secara purposive, dengan kriteria berdomisili di Kota Medan dan memiliki pengetahuan atau pengalaman terkait pelayanan publik maupun pengelolaan keuangan daerah. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan teknik analisis interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan, dengan triangulasi sumber untuk menjaga keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat menilai kompetensi aparatur, yang mencakup kemampuan teknis, pemahaman regulasi, profesionalisme, serta tanggung jawab dalam pengelolaan keuangan, memiliki peran penting dalam membentuk tingkat kepercayaan terhadap laporan keuangan daerah. Ketika aparatur dinilai kompeten dan bekerja secara transparan, kepercayaan publik cenderung meningkat; sebaliknya, keraguan terhadap kapasitas dan integritas aparatur dapat memengaruhi tingkat kepercayaan masyarakat.
Copyrights © 2026