Perkembangan anak usia dini merupakan fase fundamental yang menentukan kualitas sumber daya manusia pada masa mendatang. Dalam tahap ini, keluarga memiliki fungsi utama sebagai lingkungan pertama yang memberikan stimulasi psikologis, sosial, dan emosional kepada anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran keluarga dalam konsep psikologi perkembangan anak usia dini di Desa Sukaraya. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Sampel penelitian berjumlah 30 keluarga yang memiliki anak usia 3–6 tahun dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, observasi, dan wawancara terstruktur. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 76,7% keluarga telah menerapkan pola asuh demokratis, 70% orang tua aktif mendampingi kegiatan belajar anak, dan 73,3% keluarga menunjukkan komunikasi interpersonal yang baik. Anak-anak dari keluarga dengan pola asuh positif memiliki tingkat kemandirian, kemampuan sosial, dan kepercayaan diri lebih tinggi dibandingkan anak dari keluarga dengan pola asuh otoriter. Faktor pendidikan orang tua dan kondisi ekonomi keluarga turut memengaruhi kualitas pengasuhan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keluarga berperan signifikan dalam perkembangan psikologis anak usia dini, terutama pada aspek emosional, sosial, dan kognitif. Oleh karena itu, diperlukan program edukasi parenting bagi masyarakat untuk meningkatkan kualitas pengasuhan anak di lingkungan keluarga
Copyrights © 2026