Program pesantren Ramadhan di sekolah merupakan salah satu bentuk penguatan pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk memperoleh pengalaman religius secara langsung melalui berbagai aktivitas keagamaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pelaksanaan program pesantren Ramadhan, mengidentifikasi pengalaman belajar religius yang diperoleh siswa, serta merumuskan rekonstruksi kegiatan tersebut sebagai model pembelajaran dalam Pendidikan Agama Islam di SMKN Jepon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus untuk memahami secara mendalam dinamika pelaksanaan kegiatan dan proses pembelajaran yang terjadi di dalamnya. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kegiatan pesantren Ramadhan memberikan ruang bagi siswa untuk terlibat dalam berbagai aktivitas religius seperti membaca Al-Qur’an, mengikuti kajian keislaman, melaksanakan praktik ibadah, serta melakukan refleksi terhadap nilai-nilai spiritual. Keterlibatan langsung dalam aktivitas tersebut mendorong terbentuknya pengalaman belajar religius yang memperkuat pemahaman keagamaan sekaligus menumbuhkan kesadaran spiritual siswa. Berdasarkan temuan tersebut, kegiatan pesantren Ramadhan dapat dipahami sebagai bentuk pembelajaran berbasis pengalaman yang berpotensi dikembangkan sebagai model pembelajaran eksperiensial dalam Pendidikan Agama Islam..
Copyrights © 2026