Nusantara Community Empowerment Review
Vol. 4 No. 2 (2026): Nusantara Community Empowerment Review

Mading Budaya sebagai Ruang Edukasi, Inspirasi, dan Media Merajut Kebersamaan Warga

Jifa Hilda Aulia Almujib (Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo)
Ahmad Musonnifin Aziz (Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo)
Achmad Kafilah Fatikhin (Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo)
Annabillah Vanoni (Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo)
Amrita Sabilla Wardatul Khusna (Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo)
Seilla Arrizka (Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo)
Imaduddin Abil Fida (Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo)
Mohammad Isnan Jamrotul Aziz (Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo)
Rizky Akbar Maulidin (Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo)
Nu’man Robbani (Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo)



Article Info

Publish Date
14 Jul 2026

Abstract

Mading budaya merupakan salah satu media komunikasi yang berperan penting dalam membangun kesadaran bersama terhadap nilai-nilai tradisi, memperluas wawasan, serta mendorong kreativitas masyarakat. Pada RT 04/RW 04 Desa Kendal Pecabean, keberadaan mading budaya tidak hanya menjadi sarana untuk menyampaikan informasi, tetapi juga wadah edukasi dan inspirasi bagi seluruh lapisan masyarakat. Melalui mading ini, warga dapat mengenal lebih dekat kekayaan budaya lokal, mulai dari kesenian, adat istiadat, hingga cerita-cerita yang sarat makna. Selain itu, mading budaya juga menjadi ruang partisipasi aktif masyarakat dalam menyalurkan ide, karya tulis, maupun dokumentasi kegiatan sosial yang mencerminkan kebersamaan. Dengan demikian, mading bukan hanya pajangan statis, melainkan medium dinamis yang menghidupkan interaksi antarwarga. Kehadiran mading budaya terbukti mampu menumbuhkan rasa memiliki, memperkuat identitas lokal, serta menanamkan semangat gotong-royong. Lebih jauh, mading ini juga diharapkan menjadi media pembelajaran nonformal yang mendorong generasi muda untuk lebih peduli dan bangga terhadap budaya daerahnya. Dengan peran ganda sebagai ruang edukasi dan inspirasi, mading budaya di RT 04/RW 04 Desa Kendal Pecabean hadir sebagai jembatan penting untuk merajut kebersamaan sekaligus melestarikan warisan budaya yang ada. Cultural wall magazines are a vital communication medium for building collective awareness of traditional values, broadening horizons, and fostering community creativity. In RT 04/RW 04 of Kendal Pecabean Village, the cultural wall magazine serves not only as a means of conveying information but also as a platform for education and inspiration for all levels of society. Through this wall magazine, residents can gain a deeper understanding of the richness of local culture, from arts and traditions to meaningful stories. Furthermore, the cultural wall magazine also provides a space for active community participation in channeling ideas, writings, and documenting social activities that reflect togetherness. Thus, the wall magazine is not merely a static display, but a dynamic medium that fosters interaction between residents. The presence of the cultural wall magazine has been proven to foster a sense of belonging, strengthen local identity, and instill a spirit of cooperation. Furthermore, this wall magazine is also expected to become a non-formal learning medium that encourages the younger generation to be more concerned with and proud of their regional culture. With its dual role as an educational and inspirational space, the cultural wall magazine in RT 04/RW 04, Kendal Pecabean Village, serves as an important bridge to foster togetherness while preserving existing cultural heritage.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

ncer

Publisher

Subject

Religion Humanities Education Environmental Science Social Sciences

Description

Nusantara Community Empowerment Review (NCER) merupakan jurnal ilmiah peer-review yang dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo. Jurnal ini diterbitkan dalam versi online dengan akses terbuka dan unduhan gratis. NCER menerbitkan artikel ...