Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Mading Budaya sebagai Ruang Edukasi, Inspirasi, dan Media Merajut Kebersamaan Warga Jifa Hilda Aulia Almujib; Ahmad Musonnifin Aziz; Achmad Kafilah Fatikhin; Annabillah Vanoni; Amrita Sabilla Wardatul Khusna; Seilla Arrizka; Imaduddin Abil Fida; Mohammad Isnan Jamrotul Aziz; Rizky Akbar Maulidin; Nu’man Robbani
Nusantara Community Empowerment Review Vol. 4 No. 2 (2026): Nusantara Community Empowerment Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/d09xw939

Abstract

Mading budaya merupakan salah satu media komunikasi yang berperan penting dalam membangun kesadaran bersama terhadap nilai-nilai tradisi, memperluas wawasan, serta mendorong kreativitas masyarakat. Pada RT 04/RW 04 Desa Kendal Pecabean, keberadaan mading budaya tidak hanya menjadi sarana untuk menyampaikan informasi, tetapi juga wadah edukasi dan inspirasi bagi seluruh lapisan masyarakat. Melalui mading ini, warga dapat mengenal lebih dekat kekayaan budaya lokal, mulai dari kesenian, adat istiadat, hingga cerita-cerita yang sarat makna. Selain itu, mading budaya juga menjadi ruang partisipasi aktif masyarakat dalam menyalurkan ide, karya tulis, maupun dokumentasi kegiatan sosial yang mencerminkan kebersamaan. Dengan demikian, mading bukan hanya pajangan statis, melainkan medium dinamis yang menghidupkan interaksi antarwarga. Kehadiran mading budaya terbukti mampu menumbuhkan rasa memiliki, memperkuat identitas lokal, serta menanamkan semangat gotong-royong. Lebih jauh, mading ini juga diharapkan menjadi media pembelajaran nonformal yang mendorong generasi muda untuk lebih peduli dan bangga terhadap budaya daerahnya. Dengan peran ganda sebagai ruang edukasi dan inspirasi, mading budaya di RT 04/RW 04 Desa Kendal Pecabean hadir sebagai jembatan penting untuk merajut kebersamaan sekaligus melestarikan warisan budaya yang ada. Cultural wall magazines are a vital communication medium for building collective awareness of traditional values, broadening horizons, and fostering community creativity. In RT 04/RW 04 of Kendal Pecabean Village, the cultural wall magazine serves not only as a means of conveying information but also as a platform for education and inspiration for all levels of society. Through this wall magazine, residents can gain a deeper understanding of the richness of local culture, from arts and traditions to meaningful stories. Furthermore, the cultural wall magazine also provides a space for active community participation in channeling ideas, writings, and documenting social activities that reflect togetherness. Thus, the wall magazine is not merely a static display, but a dynamic medium that fosters interaction between residents. The presence of the cultural wall magazine has been proven to foster a sense of belonging, strengthen local identity, and instill a spirit of cooperation. Furthermore, this wall magazine is also expected to become a non-formal learning medium that encourages the younger generation to be more concerned with and proud of their regional culture. With its dual role as an educational and inspirational space, the cultural wall magazine in RT 04/RW 04, Kendal Pecabean Village, serves as an important bridge to foster togetherness while preserving existing cultural heritage.
Penggunaan Media Visual Interaktif untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Materi Rambu-Rambu Lalu Lintas Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila di Kelas 4 Annabillah Vanoni; Riski Sugiarto; Machfudzil Asror
Nusantara Educational Review Vol 3 No 2 (2025): Nusantara Educational Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/bw3gre25

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media visual interaktif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi rambu-rambu lalu lintas di kelas IV SDN Karangtanjung. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan satu siklus, terdiri atas pra-siklus dan siklus I. Hasil pra-siklus menunjukkan rendahnya ketuntasan belajar, di mana sebagian besar siswa belum memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) 75. Setelah diterapkan media visual interaktif pada siklus I, terjadi peningkatan signifikan pada hasil belajar, aktivitas guru, dan keaktifan peserta didik. Ketuntasan belajar siswa meningkat secara klasikal, aktivitas guru meningkat dari kategori cukup menjadi baik, dan keaktifan siswa meningkat dari kategori rendah menjadi tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa media visual interaktif efektif digunakan sebagai alternatif strategi pembelajaran untuk meningkatkan pemahaman materi rambu-rambu lalu lintas pada siswa sekolah dasar. This study aims to determine the effectiveness of the use of interactive visual media in improving student learning outcomes on traffic sign material in grade IV of SDN Karangtanjung. The research method used is Classroom Action Research (CAR) with one cycle, consisting of pre-cycle and cycle I. The results of the pre-cycle showed low learning completeness, where most students had not met the Minimum Completion Criteria (KKM) 75. After the application of interactive visual media in cycle I, there was a significant increase in learning outcomes, teacher activity, and student activity. Student learning completeness increased classically, teacher activity increased from sufficient to the good category, and student activity increased from low to high category. These findings indicate that interactive visual media is effective to be used as an alternative learning strategy to improve understanding of traffic sign material in elementary school students.
PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN MENDALAM BERBASIS MEDIA TEKA-TEKI SILANG INTERAKTIF TERHADAP HASIL BELAJAR PENDIDIKAN PANCASILA SISWA KELAS V SD Annabillah Vanoni; Fakhrur Rozy; Arif Nur Hidayat
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i3.14771

Abstract

Students’ learning outcomes in Pancasila Education at the elementary school level are still not optimal because learning tends to be teacher-centered and does not actively involve students in understanding the learning material. This condition causes students to tend to memorize the material without understanding and connecting it with everyday life. Therefore, learning is needed to improve learning outcomes through an active, meaningful, and enjoyable learning process. This study aimed to determine the effect of a deep learning approach based on interactive crossword puzzle media on the learning outcomes of Pancasila Education among fifth-grade elementary school students. This study employed a quantitative approach with a pre-experimental method using a one-group pretest-posttest design, involving all 29 fifth-grade students at SDN Karang Tanjung Candi Sidoarjo as a saturated sample. Data were collected through a multiple-choice learning outcome test administered before (pretest) and after (posttest) the implementation of the deep learning approach assisted by interactive crossword puzzle media, then analyzed using validity, reliability, normality, and hypothesis tests. The results showed an increase in students' average scores from 61 on the pretest to 71 on the posttest. The hypothesis test results confirmed a significant difference in learning outcomes before and after treatment, so the research hypothesis was accepted. It can be concluded that the deep learning approach based on interactive crossword puzzle media is effective in improving learning outcomes as well as students' engagement, motivation, and critical thinking skills in fifth-grade Pancasila Education learning. ABSTRAK Hasil belajar Pendidikan Pancasila siswa sekolah dasar masih belum optimal karena pembelajaran cenderung berpusat pada guru dan kurang melibatkan siswa secara aktif dalam memahami materi. Kondisi tersebut menyebabkan siswa cenderung menghafal materi tanpa memahami dan menghubungkannya dengan kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, diperlukan pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar melalui proses yang aktif, bermakna, dan menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan pembelajaran mendalam berbasis media teka-teki silang interaktif terhadap hasil belajar Pendidikan Pancasila siswa kelas V SD. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-eksperimen desain one-group pretest-posttest, melibatkan seluruh siswa kelas V SDN Karang Tanjung Candi Sidoarjo yang berjumlah 29 siswa sebagai sampel jenuh. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar berbentuk soal pilihan ganda yang diberikan sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) penerapan pendekatan pembelajaran mendalam berbantuan media teka-teki silang interaktif, kemudian dianalisis melalui uji validitas, reliabilitas, normalitas, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai rata-rata siswa dari 61 pada pretest menjadi 71 pada posttest. Hasil uji hipotesis membuktikan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa sebelum dan sesudah perlakuan, sehingga hipotesis penelitian dinyatakan diterima. Dapat disimpulkan bahwa pendekatan pembelajaran mendalam berbasis media teka-teki silang interaktif efektif meningkatkan hasil belajar sekaligus keterlibatan, motivasi, dan kemampuan berpikir kritis siswa kelas V SD dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila.