Ketersediaan pakan hijauan berkualitas dan berkelanjutan masih menjadi kendala utama dalam pengembangan usaha peternakan ruminansia, terutama pada musim kemarau yang berdampak pada penurunan produktivitas ternak dan peningkatan biaya pakan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kemandirian peternak dalam penyediaan pakan melalui optimalisasi pemanfaatan rumput Pakchong sebagai hijauan unggul, pengolahan silase, serta penerapan teknologi Total Mixed Ration (TMR) berbasis pakan lokal. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi konsep pakan berkelanjutan, pelatihan teknis budidaya rumput Pakchong dan pembuatan silase, praktik lapang formulasi TMR, serta pendampingan penerapan TMR pada ternak domba Awassi. Evaluasi dilakukan melalui observasi lapangan, diskusi, dan pengukuran performa produksi ternak. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan dan keterampilan peternak dalam pengelolaan pakan, ketersediaan hijauan yang lebih stabil sepanjang tahun, serta pemanfaatan pakan lokal secara lebih efisien. Penerapan TMR berbasis silase rumput Pakchong mampu meningkatkan produksi susu domba Awassi sebesar 0,6–1,2 L/ekor/hari dan memperbaiki efisiensi penggunaan pakan. Selain itu, peternak menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dalam mengelola pakan secara mandiri. Program ini memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan produktivitas ternak ruminansia sekaligus mendorong kemandirian pakan berbasis sumber daya lokal yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026