Pergaulan teman sebaya di pondok pesantren merupakan faktor yang sangat dominan karena santri saling berinteraksi selama 24 jam. Kepatuhan beribadah, yang mencakup shalat berjamaah, shalat sunnah, dan membaca Al-Qur'an, seringkali dipengaruhi oleh kebiasaan kelompok pergaulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui intensitas pergaulan teman sebaya dalam menigkatkan kepatuhan beribadah santri di pondok pesantren Jauharul Falah Al Islamiyah Jambi. Metode dalam penelitian ini menggunakan kualitatif dengan pendekatan deskriptif, menggabungkan observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Untuk menghimpun data dari subjek peneliti menggunakan pendekatan purposive sampling. Analisis data yang digunakan adalah analisis domain, analisis taksonomi, dan analisis komponensial. Hasil penelitian intensitas pergaulan teman sebaya dalam menigkatkan kepatuhan beribadah santri di pondok pesantren Jauharul Falah Al Islamiyah Jambi yaitu: santri memiliki peran sebagai Companionship (sebagai teman), Stimulation (sebagai pendorong), Physical support (sebagai pendukung fisik), Ego support (sebagai pendukung ego), Social comparison (sebagai perbandingan sosial), dan Intimacy/affection (sebagai pemberi keakraban dan perhatian). Teman sebaya memiliki peranan yang krusial dalam membentuk perilaku ibadah santri.
Copyrights © 2026