Pendidikan karakter dalam Islam bertujuan membentuk individu ber-akhlak al-karimah. Penelitian ini mengkaji bagaimana karakter Islami dibangun melalui integrasi konsep teologis dan psikologis dalam konteks pendidikan modern. Menggunakan desain kajian pustaka dengan pendekatan deskriptif-naratif, penelitian ini menganalisis secara tematik literatur primer dan sekunder mengenai konsep akhlak, psikologi Islam, moderasi beragama (wasatiyyah), serta implementasi kurikulum formal, tersembunyi, dan ekstrakurikuler dalam Pendidikan Agama Islam (PAI). Temuan menunjukkan bahwa pembentukan karakter Islami adalah proses holistik yang mengintegrasikan dimensi spiritual, kognitif, afektif, dan sosial. Kurikulum formal PAI, diperkaya oleh kurikulum tersembunyi melalui budaya sekolah dan keteladanan guru, serta kegiatan ekstrakurikuler berbasis nilai, secara sinergis menanamkan nilai-nilai akhlak. Psikologi Islam memberikan kerangka untuk memahami internalisasi nilai ini sebagai proses dinamis yang melibatkan qalb (hati), aql (akal), dan nafs (jiwa). Moderasi beragama menjadi prinsip kunci dalam membentuk karakter yang toleran dan bertanggung jawab. Pendidikan karakter Islami yang efektif memerlukan arsitektur pedagogis yang secara sadar mengintegrasikan konsep akhlak, prinsip psikologi Islam, dan praktik pembelajaran kontekstual yang didukung oleh sinergi antara sekolah, keluarga, dan komunitas.
Copyrights © 2026