Engagement guru merupakan salah satu indikator penting dalam manajemen pendidikan karena berperan strategis dalam menjaga kualitas pembelajaran dan keberlanjutan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi engagement guru dalam perspektif manajemen pendidikan pada Sekolah Dasar Islam Swasta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei. Subjek penelitian terdiri atas 30 guru Sekolah Dasar Islam Swasta di Kabupaten Bogor yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa angket engagement guru yang mencakup enam dimensi, yaitu semangat kerja (vigor), dedikasi (dedication), menikmati pekerjaan (absorption), keterlibatan kognitif profesional, keterlibatan emosi positif, dan keterlibatan sosial. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif melalui perhitungan frekuensi dan persentase.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat engagement guru belum sepenuhnya berada pada kondisi yang diharapkan. Sebanyak 33% hingga 39% guru berada pada kategori engagement belum sesuai harapan pada seluruh dimensi yang diukur. Temuan ini mengindikasikan bahwa permasalahan engagement guru bersifat multidimensional dan berkaitan erat dengan praktik manajemen pendidikan di sekolah. Dalam perspektif manajemen pendidikan, kondisi ini mencerminkan perlunya penguatan kebijakan pengelolaan sumber daya manusia sekolah yang berorientasi pada dukungan profesional, iklim kerja yang kondusif, serta penguatan budaya kolaboratif. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pengelola sekolah dalam menjadikan engagement guru sebagai indikator strategis dalam pengambilan keputusan manajerial guna meningkatkan kualitas pembelajaran dan efektivitas sekolah.
Copyrights © 2025