Penggunaan rodentisida sintetis masih menjadi cara utama pengendalian hama tikus pada tanaman padi di Lingkungan Ranteto'long, sedangkan pemanfaatan bahan lokal sebagai rodentisida nabati belum optimal. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam memanfaatkan umbi gadung (Dioscorea hispida), daging biji pangi (Pangium edule), dedak, terasi, dan bawang putih sebagai rodentisida nabati melalui pendampingan partisipatif. Kegiatan dilaksanakan pada 25 Mei–15 Juni 2026 dengan melibatkan lima petani padi. Tahapan kegiatan meliputi observasi, pendampingan pembuatan dan aplikasi rodentisida, serta evaluasi. Hasil menunjukkan seluruh petani mampu mengenali bahan, membuat dan mengaplikasikan rodentisida nabati secara mandiri, serta bersedia menggunakannya pada musim tanam berikutnya. Pengamatan lapangan juga menunjukkan umpan dimakan tikus dan intensitas serangan mulai berkurang. Kegiatan ini meningkatkan kapasitas petani dalam memanfaatkan sumber daya lokal sebagai alternatif pengendalian hama yang lebih ramah lingkungan.
Copyrights © 2026