Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan karakteristik internal, tingkat akses informasi pertanian, dan tingkat kegunaan informasi pertanian dengan adopsi inovasi pada anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Srikandi Paduka, Kalurahan Purwomartani, Kapanewon Kalasan, Kabupaten Sleman. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei terhadap 30 responden yang ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan menggunakan uji Korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat akses informasi pertanian, tingkat kegunaan informasi pertanian, dan tingkat adopsi inovasi berada pada kategori tinggi. Hasil uji korelasi menunjukkan bahwa umur (r = -0,242; Sig. = 0,197) dan tingkat pendidikan (r = 0,091; Sig. = 0,634) tidak berhubungan signifikan dengan adopsi inovasi. Sebaliknya, pengalaman bertani (r = 0,486; Sig. = 0,006), tingkat akses informasi pertanian (r = 0,579; Sig. = 0,001), dan tingkat kegunaan informasi pertanian (r = 0,385; Sig. = 0,035) memiliki hubungan positif dan signifikan dengan adopsi inovasi. Berdasarkan hasil penelitian, disusun desain pemberdayaan berupa penyuluhan mengenai pemanfaatan media digital sebagai sumber informasi pertanian terpercaya untuk meningkatkan kemampuan anggota KWT dalam mengakses dan memanfaatkan informasi pertanian guna mendukung penerapan inovasi.
Copyrights © 2026