Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik sedekah dalam tradisi masyarakat Muslim di pedesaan sebagai arena pertemuan antara kesalehan individual dan kesalehan simbolik. Kajian sedekah dalam Islam selama ini lebih menekankan niat dan keikhlasan sebagai kesalehan individual dan kerap mengesampingkan makna kesalehan simbolik di ruang publik, bahkan dianggap berpotensi menggeser nilai ikhlas. Pemahaman semacam ini menjadi problematika ketika memahami praktik sedekah masyarakat Muslim pedesaan, justru kerap dijalani melalui tradisi dan ritual kolektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi literatur (library research). Data diperoleh dari berbagai artikel jurnal, buku, dan karya ilmiah yang membahas tradisi sedekah, ritual keagamaan, dan praktik keberagamaan masyarakat Muslim pedesaan. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil kajian menunjukkan bahwa sedekah dalam kehidupan masyarakat Muslim pedesaan tidak dijalani sebagai pilihan antara ketulusan batin atau pengakuan sosial, melainkan sebagai praktik keagamaan yang secara alami mempertemukan keduanya. Kesalehan individual memberikan landasan spiritual berupa niat, keikhlasan, dan kesadaran beribadah, sementara kesalehan simbolik menghadirkan nilai-nilai kesalehan individual dalam bentuk praktik sosial yang hidup melalui ritual kolektif, tradisi berbagi, dan relasi antarwarga.
Copyrights © 2026