Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health
Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026

Hubungan Self-Efficacy dengan Kemampuan Pengambilan Keputusan pada Dewasa Muda

Anisah Maritza Putri (Universitas Tarumanagara)
Cindy Muliawati Saputra (Universitas Tarumanagara)
Dian Anugrah Dewi (Universitas Tarumanagara)
Felicia Evelyn (Universitas Tarumanagara)
Jocelyn Chowandi (Universitas Tarumanagara)
Sandy Kartasasmita (Universitas Tarumanagara)



Article Info

Publish Date
16 Jul 2026

Abstract

Dewasa muda dituntut untuk mampu menentukan arah kehidupan pribadi, sosial, dan karirnya. Namun, keyakinan individu terhadap kemampuannya (self-efficacy) berpengaruh pada pengambilan keputusan individu. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara self-efficacy dengan lima gaya pengambilan keputusan yaitu rational, intuitive, dependent, avoidant, dan spontaneous pada dewasa muda. Penelitian ini melibatkan 385 partisipan dewasa muda berusia 17-25 tahun menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah General Self-Efficacy Scale (GSE) dan General Decision Making Style (GDMS). Hasil menunjukan self-efficacy berkorelasi positif dan signifikan dengan decision making (ρ = 0,373, p < 0,001) dengan kekuatan hubungan lemah hingga sedang, juga self-efficacy dan pengambilan keputusan partisipan laki-laki cenderung lebih tinggi (ρ = 0,461) dibandingkan perempuan (ρ = 0,292). Ketika dianalisis per dimensi, self-efficacy berkorelasi signifikan dengan gaya pengambilan keputusan rational (ρ = 0,535, p < 0,001) yang mengindikasikan bahwa individu dengan tingkat self-efficacy yang lebih tinggi cenderung mengambil keputusan yang berbasis analisis. Korelasi positif yang signifikan juga ditemukan pada dimensi intuitive (ρ = 0,377, p < 0,001) dan dependent (ρ = 0,293, p < 0,001). Gaya pengambilan keputusan spontaneous berkorelasi secara signifikan namun dengan kekuatan yang sangat lemah (ρ = 0,123, p = 0,016). Sebaliknya, tidak ditemukan korelasi antara self-efficacy dan gaya pengambilan keputusan avoidant (ρ = −0,040, p = 0,429) yang mengindikasikan bahwa self-efficacy tidak memprediksi kecenderungan individu untuk menghindari pengambilan keputusan. Temuan ini mengimplikasikan bahwa penguatan self-efficacy dapat menjadi strategi yang relevan dalam meningkatkan kualitas pengambilan keputusan pada dewasa muda.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jetish

Publisher

Subject

Computer Science & IT Education Neuroscience Nursing Public Health

Description

JETISH: Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health is published twice a year: March and September. E-ISSN: 2964-2507 (Elektronik) P-ISSN: 2964-819X (Cetak) Editor In Chief: T. Heru Nurgiansah, M.Pd DOI: 10.57235 Publisher: CV. Rayyan Dwi Bharata 1. Education 2. ...