Pendidikan karakter sejak dini sangat penting untuk membangun fondasi perilaku anak, salah satunya dalam menjaga kelestarian alam sekitar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kepedulian lingkungan pada anak kelompok B di TK Putra Udyana Denpasar Timur, terutama dalam kebiasaaan membuang dan memilah sampah secara mandiri. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah:(1) bagaimana kondisi awal tingkat kepedulian lingkungan anak usia dini,khususnya dalam perilaku pengelolaan sampah, sebelum diterapkannya kegiatan suling pilah sampah di tk putra udyana.(2)bagaimana proses kegiatan suling pilah sampah sebagai media edukasi pengelolaan sampah untuk meningkatkan kepedulian lingkungan pada anak kelompok B di tk putra udyana.(3) bagaimana bentuk dalam tingkat keterlibatan orang tua dalam mendukung pembiasaan perilaku peduli lingkungan anak melalui kegiatan suling pilah sampah secara konsisten sebagai bagian dari program parenting di TK Putra Udyana. (4) seberapa besar persantase peningkatan tingkat kepedulian anak kelompok B setelah diterapkannya kegiatan suling pilah sampah di TK Putra Udyana. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (ptk) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dimana setiap siklusnya terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah 25 anak kelompok B2 di TK Putra Udyana denpasar timur. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi langsung menggunakan instrument penilaian skala pencapaian perkembangan anak, wawancara mendalam dengan guru kelas, serta dokumentasi kegiatan. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan Teknik analisis deskriptif kualitatif untuk menggambarkan proses tindakan pembelajaran dan keterlibatan orang tua, serta deskriptif kuantitatif untuk menghitung persantase peningkatan capaian perkembangan kepedulian lingkungan anak. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kepedulian lingkungan anak yang signifikan setelah penerapan kegiatan suling pilah sampah. Pada kondisi awal (prasiklus), tingkat kepedulian lingkungan anak yang mencapai kriteria Berkembang Sesuai Harapan (BSH) hanya sebesar 8%. Proses tindakan dilaksanakan melalui metode demonstrasi, praktik langsung, dan integrasi bank sampah. Keterlibatan orang tua terwujud secara konsisten melalui program parenting berupa pengisian jurnal pembiasaan pilah sampah di rumah. Dampak positif dari kolaborasi ini terlihat dari persentase peningkatan tingkat kepedulian lingkungan anak yang melonjak secara bertahap. Pada Siklus I, capaian anak meningkat menjadi 40% pada kategori BSH dan 24% pada kategori Berkembang Sangat Baik (BSB). Peningkatan secara optimal tercapai pada Siklus II, di mana persentase anak pada kategori BSH menjadi 20% dan kategori BSB melonjak drastis hingga mencapai 80%. Berdasarkan hasil tersebut, disimpulkan bahwa penerapan kegiatan Suling Pilah Sampah sangat efektif dalam meningkatkan kepedulian lingkungan anak usia 5–6 tahun di TK Putra Udyana.
Copyrights © 2026