Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakat, membantu menyerap tenaga kerja, dan mendorong tumbuhnya perekonomian daerah. Namun, pelaku UMKM di Provinsi Kepulauan Riau masih menghadapi berbagai kendala, seperti tingginya biaya produksi, keterbatasan akses pasar, dan keterbatasan sarana pendukung usaha. Oleh karena itu, Kogabwilhan I melaksanakan program bakti sosial melalui pemberian bantuan Kompor Biomassa Burner sebagai upaya mendukung pemberdayaan UMKM. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan program bantuan Kompor Biomassa Burner serta mengidentifikasi manfaat dan upaya optimalisasi program dalam mendukung pemberdayaan UMKM di Provinsi Kepulauan Riau. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi nonpartisipan, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pihak Staf Teritorial Kogabwilhan I dan pelaku UMKM di Kota Tanjungpinang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program bantuan Kompor Biomassa Burner memberikan manfaat bagi pelaku UMKM melalui peningkatan efisiensi penggunaan energi, pengurangan biaya produksi, serta dukungan terhadap proses produksi yang lebih ramah lingkungan. Program ini juga didukung oleh kegiatan UMKM Merah Putih yang membantu memperluas promosi dan pemasaran produk lokal. Selain berdampak pada peningkatan kesejahteraan pelaku usaha, program ini turut memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat di wilayah perbatasan. Optimalisasi program memerlukan sinergi antara Kogabwilhan I, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya melalui pendampingan, monitoring, evaluasi, serta perluasan jangkauan bantuan agar manfaat program dapat dirasakan secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026