Infeksi Saluran kemih (ISK) merupakan penyakit infeksi bakteri pada bagian kandung kemih hingga sistem organ ginjal. Penggunaan antibiotik ceftriaxone dan ciprofloxacin sering kali menjadi pilihan utama dalam tatalaksana penyakit ISK, sehingga perlu dilakukan perbandingan efektivitas antibiotik yang efisien dalam penanganan ISK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan efektivitas antara antibiotik ceftriaxone dengan ciprofloxacin terhadap luaran klinis pasien dengan penyakit ISK yang dirawat inap di Rumah Sakit Bhayangkara Tk. III Manado. Penelitian ini merupakan jenis penelitian analitik observasional. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 70 pasien, pengambilan sampel berasal dari data rekam medis pasien ISK menggunakan teknik purposive sampling. Uji statistik Mann-Whitney digunakan untuk melihat perbandingan efektivitas antibiotik berdasarkan rata-rata lama rawat inap yang menghasilkan nilai p = 0.451 (p > 0.05), pada uji statistik Chi-Square digunakan untuk melihat perbandingan efektivitas antibiotik berdasarkan kadar leukosit pasien setelah menerima terapi antibiotik yang menghasilkan nilai p = 0.743 ( p > 0.05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang bermakna pada kedua jenis antibiotik berdasarkan nilai signifikansi pada parameter lama rawat inap dan kadar leukosit pasien infeksi saluran kemih.
Copyrights © 2026