Kemampuan menganalisis data merupakan salah satu kompetensi penting dalam pembelajaran matematika sekolah dasar yang perlu dikembangkan sejak dini sebagai bagian dari penguatan literasi numerasi. Namun, hasil observasi awal di kelas IV SD Kanisius Wates menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam membandingkan, menginterpretasikan, dan menarik kesimpulan berdasarkan data yang disajikan dalam diagram batang masih perlu ditingkatkan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menganalisis data siswa melalui penerapan Problem Based Learning (PBL) berbantuan media Warung Survei Data pada materi diagram batang. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 29 siswa kelas IV SD Kanisius Wates Tahun Pelajaran 2025/2026. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Problem Based Learning berbantuan media Warung Survei Data mampu meningkatkan kemampuan menganalisis data siswa. Persentase ketuntasan belajar meningkat dari 68,97% pada tahap prasiklus menjadi 86,21% pada siklus I dan mencapai 96,55% pada siklus II. Nilai rata-rata kelas juga meningkat dari 75,17 pada tahap prasiklus menjadi 82,76 pada siklus I dan 89,83 pada siklus II. Dengan demikian, penerapan Problem Based Learning berbantuan media Warung Survei Data efektif dalam meningkatkan kemampuan menganalisis data siswa pada materi diagram batang.
Copyrights © 2026