JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai
Vol. 11 No. 1 (2026): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI

INTERVENSI EDUKASI ANEMIA DAN ASUPAN GIZI UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN SISWA SMA AR-RAIHAN

Khairun Nisa Berawi (Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung)
Ayu Tiara Fitri (Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung)
Shellya Puti Sudesty (Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung)
Khorina Fatin Bilqis (Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung)



Article Info

Publish Date
24 Jun 2026

Abstract

Anemia pada remaja putri masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius, terutama di negara berkembang. Kondisi ini disebabkan oleh meningkatnya kebutuhan zat besi selama masa pertumbuhan dan hilangnya zat besi saat menstruasi. Dapat diperburuk oleh pola konsumsi yang tidak seimbang, rendahnya asupan zat besi dan vitamin pendukung, serta keterbatasan literasi gizi pada remaja. Oleh karena itu, intervensi edukasi berbasis sekolah menjadi strategi penting dalam upaya promotif dan preventif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis perubahan tingkat pengetahuan siswa mengenai anemia dan asupan gizi sebelum dan sesudah pemberian intervensi edukasi berbasis sekolah di SMA Ar-Raihan. Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one-group pretest–posttest. Sebanyak 60 siswa kelas X dan XI dilibatkan sebagai responden melalui teknik total sampling. Intervensi diberikan dalam bentuk ceramah interaktif, diskusi, serta penggunaan media visual selama ±60 menit. Pengukuran pengetahuan dilakukan menggunakan kuesioner skala Likert yang terdiri dari 15 pernyataan pada masing-masing aspek, yaitu anemia dan asupan gizi, yang diberikan sebelum dan sesudah edukasi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan siswa. Pada aspek anemia, rata-rata skor meningkat dari 46,2 ± 6,8 menjadi 63,5 ± 5,4, sedangkan pada aspek asupan gizi meningkat dari 44,8 ± 7,1 menjadi 60,2 ± 6,0. Selain itu, terjadi perbaikan distribusi kategori pengetahuan, di mana proporsi kategori baik meningkat secara nyata dan kategori kurang menurun pada kedua aspek. Uji statistik menunjukkan perbedaan yang bermakna antara skor sebelum dan sesudah intervensi (p < 0,001). Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis sekolah efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan remaja terkait anemia dan asupan gizi. Namun, peningkatan pengetahuan perlu diikuti dengan intervensi berkelanjutan serta dukungan lingkungan untuk mendorong perubahan perilaku yang lebih optimal dalam pencegahan anemia.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

JPM

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health Social Sciences

Description

PMR welcomes submissions of original articles that contribute to the advancement of community engagement and service in the field of medicine and health. Areas of interest include but are not limited to: Community health programs, Health education and promotion, Public health interventions, Medical ...