Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat Desa Bresela dalam mengelola sampah organik melalui teknologi maggot farming berbasis Black Soldier Fly (BSF). Pengolahan sampah organik masih menjadi tantangan utama di desa tersebut, terutama karena rendahnya pemahaman masyarakat mengenai potensi biokonversi sampah dapur menjadi produk bernilai ekonomi. Kegiatan dilakukan melalui sosialisasi dan praktik langsung yang melibatkan kurang lebih 100 peserta, terdiri dari Ibu-ibu PKK dan masyarakat umum. Evaluasi efektivitas dilakukan melalui pre-test dan post-test yang menilai tiga aspek, yaitu pengetahuan dasar maggot, pemahaman teknik budidaya, dan kesiapan untuk mengimplementasikan budidaya secara mandiri. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan. Pada aspek pengetahuan dasar maggot, skor meningkat dari 28% menjadi 89%, sedangkan pemahaman teknik budidaya meningkat dari 18% menjadi 84%. Kesiapan peserta untuk mencoba budidaya mandiri juga meningkat dari 10% menjadi 56%. Praktik lapangan terbukti menjadi metode paling efektif dalam membangun pemahaman dan mengubah persepsi peserta terhadap maggot yang sebelumnya dianggap kotor menjadi organisme bermanfaat dalam biokonversi sampah. Selain memberikan dampak lingkungan melalui pengurangan timbulan sampah, kegiatan ini juga membuka peluang ekonomi baru melalui pemanfaatan maggot dan kasgot sebagai pakan dan pupuk organik. Secara keseluruhan, program ini menunjukkan bahwa maggot farming layak dikembangkan sebagai model pengelolaan sampah organik berkelanjutan di Desa Bresela.
Copyrights © 2026