Setiap tahunnya lebih dari 36 juta orang meninggal karena Penyakit Tidak Menular (PTM). Secara global, PTM menjadi penyebab kematian nomor satu setiap tahunnya. Kematian “dini” yang disebabkan oleh penyakit jantung terjadi berkisar sebesar 4% di negara berpenghasilan tinggi sampai dengan 42% terjadi di negara berpenghasilan rendah. Peningkatan peran kader, dapat dilakukan dengan memberdayakan program penyuluhan kesehatan. Tujuan kegiatan pengabdian kepada Masyarakat (PkM) adalah untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat dalam mendeteksi dini serta memberikan pertolongan pertama pada kasus serangan jantung. Kegiatan PkM ini dilaksanakan tanggal 16 Desember 2024 pukul 13.00-18.00 WIB di Kelurahan Cawang yang diikuti oleh 30 peserta masyarakat awan dan kader. Kegiatan PkM ini diawali dengan peserta diukur tekanan darah, nadi, mengisi pre kuesioner, mendengarkan materi dari 2 narasumber, praktek skill BHD (Bantuan Hidup Dasar), sesi tanya jawab dan diakhiri dengan mengisi link post kuesioner tentang deteksi dini serangan jantung. Hasil kegiatan ini adalah peserta terbanyak perempuan sebanyak 29 orang (96,66%). Tingkat pendidikan terbanyak SMA sebanyak 26 orang (86,66%), dan sebagian besar dengan latar belakang pekerjaan Ibu rumah tangga sebanyak 28 orang (93,33%). Hasil pretest sebagian besar peserta memiliki pengetahuan kurang sebesar 76,66% (23 orang). Hasil post test sebagian besar peserta memiliki tingkat pengetahuan yang baik sebesar 66,66% (20 orang). Kesimpulan kegiatan PkM adalah praktek skill dan pemberian materi deteksi dini serangan jantung bisa meningkatkan pengetahuan dan keahlian masyarakat dan kader dalam mendeteksi dini serangan jantung. Implikasi agar latihan BHD ini bisa dilakukan oleh masyarakat dalam mengatasi anggota keluarga yang mengalami serangan jantung dirumah.
Copyrights © 2026