Stroke menggambarkan perubahan neurologis akibat gangguan aliran darah pada otak. Stroke dapat terjadi secara mendadak dan harus ditangani secara cepat dan tepat. Profil Kesehatan Indonesia tahun 2020 tercatat jumlah kasus stroke di Indonesia cukup tinggi yaitu 1.789.261 jiwa. Depresi, ketakutan, dan kecemasan merupakan beberapa gejala psikologis pasca stroke yang seringkali kurang mendapatkan perhatian dan terlewatkan sehingga tidak terdiagnosis. Terapi suportif merupakan salah satu bentuk terapi nonfarmakologis yang disarankan dapat diberikan pada pasien dengan penyakit kronis. Tujuan kegiatan pengabdian kepada Masyarakat (PkM) adalah untuk meningkatkan pengetahuan perawatan pasien stroke dirumah dan mengembangkan skill terapi supportif serta Latihan Range Of Motion (ROM) pada pasien stroke. Kegiatan Pk Mini dilaksanakan tanggal 12 Februari 2026 pukul 08.00-12.00 WIB di Kelurahan Cawang yang diikuti oleh 8 peserta pasca stroke. Kegiatan PkM ini diawali dengan peserta diukur tekanan darah, nadi, berat badan dan mengisi kuesioner, mengikuti latihan terapi supportif, mendengarkan materi dan praktek Latihan ROM dan sesi tanya jawab. Hasil kegiatan ini adalah peserta terbanyak laki-laki sebanyak 7 orang (90%). Usia lansia terbanyak 5 orang (62,5%), tanda-tanda vital dalam batas normal (100%), tidak mengalami depresi (100%), pengetahuan cukup dalam perawatan pasca stroke (100%) dan Riwayat penyakit stroke mulai dari 1 – 31 tahun. Kesimpulan kegiatan PkM adalah terapi suportif, pemberian materi perawatan pasien pasce stroke di rumah dan Latihan ROM bisa meningkatkan pengetahuan dan skill pasien stroke dalam mengatasi depresi dirumah. Implikasi agar terapi suportif, perawatan pasien stroke dan Latihan ROM bisa dilakukan oleh pasien stroke di rumah dalam mengurangi depresi dan meningkatkan aktivitas fisik dan perawatan dirumah.
Copyrights © 2026