Penguatan karakter religius pada siswa sekolah dasar merupakan salah satu aspek penting dalam pendidikan dasar, terutama dalam membentuk pemahaman dan praktik ibadah yang benar sejak dini. Namun demikian, masih banyak siswa yang belum memahami secara praktis tata cara pelaksanaan ibadah sehari-hari. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat karakter religius siswa melalui pendampingan pengajaran dan praktik ibadah di SDN Broto, Slahung, Ponorogo. Program dilaksanakan dengan rangkaian kegiatan berupa perkenalan mahasiswa, penyampaian materi dasar agama Islam, pemaparan dan praktik wudhu, pembelajaran shalat lima waktu, serta pemaparan dan praktik shalat jenazah sesuai dengan madzhab Syafi’i. Metode yang digunakan adalah pendampingan partisipatif melalui ceramah, demonstrasi, dan praktik langsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan siswa dalam melaksanakan ibadah secara benar, yang ditunjukkan oleh peningkatan pemahaman tata cara wudhu dari 45% menjadi 85%, kemampuan praktik shalat lima waktu dari 50% menjadi 88%, serta pemahaman tata cara shalat jenazah dari 10% menjadi 60%. Selain itu, modul ibadah praktis yang disusun menjadi media pendukung pembelajaran bagi guru dan siswa.
Copyrights © 2026