Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Assistance With School Library Revitalization To Improve The Reading Literacy Movement Among Students Of SDN 1 Tempuran, Ponorogo yogi banar sasongko; Huril A'ini; Riza Ashari; Hartomi Maulana; Hudan Ngisa Anshori 
Shof Journal of Social Impact Vol. 1 No. 1 (2024): April
Publisher : Shof Literacy Community

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This service focuses on revitalizing the school library to increase the reading literacy movement among students at SDN 1 Tempuran, Ponorogo. The progress of a nation's civilization is not simply measured by abundant natural resources and the amount of human resources, but rather the quality of human resources. To improve this quality, in the 21st century Indonesia needs to develop literacy skills. Reading or literacy activities require effective facilities and infrastructure, one of which is the library. Libraries are closely related to reading, reading culture, and interest in reading. However, in reality, the SDN 1 Tempuran library is still not neatly organized and has not been used effectively and efficiently. The aim of this service is to carry out the library revitalization process and increase students' interest in reading. Data collection methods were collected through interviews, observation and documentation. Data analysis was carried out by data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Service is carried out in three stages, namely planning, implementation and reporting. The results of this service: 1) Library revitalization, carried out by redecorating the library, classifying books, making library visit books, making library manuals and creating a library website for SDN 1 Tempuran. After the revitalization stage was completed, several central activities were carried out in the library, such as socialization of the new administration system, competitions to determine reading ambassadors, poetry and speeches. The library functions as an alternative place for learning. Thus, it can be concluded that library revitalization can increase students' reading interest and the library functions as it should.
Pendampingan Sertifikasi Halal Sebagai Upaya Pemberdayaan UMKM di Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo Dhika Amalia Kurniawan; Rayhan Nur Rahman; Shahibul Khairil Katsir; Raditya Hasan; Muhammad Amir Hakimi Bin Hishammuddin; Muhammad Amin Firdaus; Ade Rezki Agesta; Yogi Banar Sasongko
Journal of Social Work and Empowerment Vol 4 No 3 (2025): Vol 4 No 3 (2025): Journal of Social Work and Empowerment - (Mei- Juli 2025)
Publisher : Yayasan Sinergi Widya Nusantara (Sidyanusa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58982/jswe.v4i3.837

Abstract

Kegiatan sosialisasi sertifikasi halal yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKNT UNIDA Gontor di Kecamatan Slahung bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pelaku UMKM terhadap pentingnya sertifikasi halal sebagai bentuk jaminan kehalalan produk sekaligus strategi peningkatan daya saing usaha. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi penyuluhan, workshop, dan sesi konsultasi langsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mayoritas peserta sebelumnya belum memahami prosedur sertifikasi halal, namun setelah mengikuti kegiatan, terjadi peningkatan pengetahuan, minat, dan kepercayaan diri untuk mengurus sertifikasi. Tantangan utama yang dihadapi adalah keterbatasan informasi, biaya, dan kurangnya pendampingan teknis. Kegiatan ini memberikan dampak positif, tidak hanya dalam aspek pemahaman tetapi juga dalam membangun motivasi dan jaringan antar pelaku UMKM. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan dukungan dari instansi terkait untuk mewujudkan ekosistem usaha yang sadar halal di tingkat lokal.
Pemberdayaan UMKM Sale Pisang melalui Digitalisasi Pemasaran Berbasis Media Sosial di Desa Broto, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo Ussisa ‘Alat Taqwa; Yogi Banar Sasongko
Journal of Social Work and Empowerment Vol 5 No 3 (2026): Journal of Social Work and Empowerment - Juni 2026
Publisher : Yayasan Sinergi Widya Nusantara (Sidyanusa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58982/w41z0r04

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian, namun masih banyak yang menghadapi kendala dalam aspek pemasaran, khususnya pemanfaatan teknologi digital. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemasaran digital UMKM sale pisang di Desa Broto, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo melalui pemanfaatan media sosial. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan tahapan observasi dan identifikasi kebutuhan, pembuatan akun dan konten media sosial, pendampingan pengelolaan media sosial dan branding, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mitra yang sebelumnya hanya menggunakan pemasaran konvensional telah mampu memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi. Selain itu, mitra juga mengalami peningkatan dalam pemahaman dan keterampilan mengelola konten digital serta mulai memiliki identitas merek yang lebih jelas. Penerapan digitalisasi pemasaran ini memberikan dampak positif terhadap perluasan jangkauan pasar dan peningkatan daya saing usaha. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini dapat menjadi solusi yang efektif dalam mendukung transformasi digital UMKM di tingkat desa.
Implementasi Pendampingan Praktik Ibadah Berbasis Modul untuk Internalisasi Nilai Religius Siswa SDN Broto Umi Isnatin; Yogi Banar Sasongko
Journal of Social Work and Empowerment Vol 5 No 3 (2026): Journal of Social Work and Empowerment - Juni 2026
Publisher : Yayasan Sinergi Widya Nusantara (Sidyanusa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58982/1tw8t072

Abstract

Penguatan karakter religius pada siswa sekolah dasar merupakan salah satu aspek penting dalam pendidikan dasar, terutama dalam membentuk pemahaman dan praktik ibadah yang benar sejak dini. Namun demikian, masih banyak siswa yang belum memahami secara praktis tata cara pelaksanaan ibadah sehari-hari. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat karakter religius siswa melalui pendampingan pengajaran dan praktik ibadah di SDN Broto, Slahung, Ponorogo. Program dilaksanakan dengan rangkaian kegiatan berupa perkenalan mahasiswa, penyampaian materi dasar agama Islam, pemaparan dan praktik wudhu, pembelajaran shalat lima waktu, serta pemaparan dan praktik shalat jenazah sesuai dengan madzhab Syafi’i. Metode yang digunakan adalah pendampingan partisipatif melalui ceramah, demonstrasi, dan praktik langsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan siswa dalam melaksanakan ibadah secara benar, yang ditunjukkan oleh peningkatan pemahaman tata cara wudhu dari 45% menjadi 85%, kemampuan praktik shalat lima waktu dari 50% menjadi 88%, serta pemahaman tata cara shalat jenazah dari 10% menjadi 60%. Selain itu, modul ibadah praktis yang disusun menjadi media pendukung pembelajaran bagi guru dan siswa.
Edukasi dan Pendampingan Literasi Dasar: Upaya Internalisasi Budaya Membaca pada Siswa SDN Gundik Slahung Novan Fatchu Alafianta; Yogi Banar Sasongko
Journal of Social Work and Empowerment Vol 5 No 3 (2026): Journal of Social Work and Empowerment - Juni 2026
Publisher : Yayasan Sinergi Widya Nusantara (Sidyanusa)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58982/3xwbwq59

Abstract

Rendahnya budaya literasi di wilayah pedesaan sering kali disebabkan oleh minimnya akses bahan bacaan dan dominasi pendekatan formalistik yang kaku dalam pembelajaran. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menguatkan budaya literasi siswa di SDN Gundik melalui strategi edukasi dan pendampingan literasi dasar yang interaktif. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang meliputi tahap identifikasi, perencanaan program, pelaksanaan pendampingan berbasis naratif-emosional, serta evaluasi. Hasil pengabdian menunjukkan adanya transformasi signifikan dalam perilaku literasi siswa. Secara kuantitatif, minat baca siswa meningkat drastis dari 30% menjadi 85%. Selain itu, intensitas kunjungan siswa ke pojok baca meningkat sebesar 45%, dan kemampuan siswa dalam merefleksikan isi bacaan secara kritis mencapai 75%. Temuan ini membuktikan bahwa pendekatan membaca yang menyenangkan (joyful reading) dan teknik read aloud mampu menggeser persepsi siswa bahwa membaca bukan lagi beban administratif, melainkan aktivitas hiburan yang bermakna. Simpulan dari kegiatan ini menekankan pentingnya keberlanjutan ekosistem literasi sekolah melalui kolaborasi antara guru dan penyediaan bahan bacaan yang variatif.
Pendampingan Santri dalam Membangun Karakter dan Spiritualitas di Madrasah Diniyah Sabilul Hidayah, Tumpak Pelem, Sawoo, Ponorogo Agung Dwicahyo; Yusuf Al Manaanu; Yogi Banar Sasongko; Raihan Muhammad Zulfikar; Ahmad Ageng Maulana
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um050v7i12024p29-37

Abstract

Abstract: Madrasah Diniyah Sabilul Hidayah in Dukuh Jabag, Tumpak Pelem, Sawoo District, Ponorogo, has an important role in building the character and spirituality of the surrounding community. As an effort to improve the quality of religious education and make a positive contribution to society, a community service program has been implemented through assistance to this madrasa. Assistance is carried out using the ABCD (asset-based community development) approach which emphasizes identifying, developing and utilizing local assets and potential independently. Through this method, the mentoring program aims to improve the quality of learning and implementation of a curriculum that is relevant to the local context and current demands. In this introduction, the background, objectives and relevance of the mentoring program are explained, as well as the conceptual framework and approach used. Assistance methods include needs analysis, program planning, training, mentoring, monitoring, evaluation and continuous improvement. The results of the discussion show increased awareness and understanding, strengthening teaching competence, curriculum relevance, improving the quality of learning, and positive impacts on institutions and society. This mentoring program provides an example for other educational institutions about the importance of collaboration in improving the quality of education in a holistic and sustainable manner. Abstrak: Madrasah Diniyah Sabilul Hidayah di Dukuh Jabag, Tumpak Pelem, Kecamatan Sawoo, Ponorogo, memiliki peran penting dalam membangun karakter dan spiritualitas masyarakat sekitarnya. Sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan agama dan kontribusi positif bagi masyarakat, sebuah program pengabdian masyarakat telah dilaksanakan melalui pendampingan terhadap madrasah ini. Pendampingan dilakukan dengan menggunakan pendekatan ABCD (aset-based community development) yang menekankan pada identifikasi, pengembangan, dan pemanfaatan aset serta potensi lokal secara mandiri. Melalui metode ini, program pendampingan bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan penerapan kurikulum yang relevan dengan konteks lokal dan tuntutan zaman. Dalam pendahuluan ini, dijelaskan latar belakang, tujuan, dan relevansi program pendampingan, serta kerangka konseptual dan pendekatan yang digunakan. Metode pendampingan mencakup analisis kebutuhan, perencanaan program, pelatihan, pembimbingan, monitoring, evaluasi, dan peningkatan berkelanjutan. Hasil pembahasan menunjukkan peningkatan kesadaran dan pemahaman, penguatan kompetensi pengajar, relevansi kurikulum, peningkatan kualitas pembelajaran, dan dampak positif bagi institusi dan masyarakat. Program pendampingan ini memberikan contoh bagi lembaga pendidikan lainnya tentang pentingnya kolaborasi dalam meningkatkan mutu pendidikan secara holistik dan berkelanjutan.
PENGUATAN NILAI KEISLAMAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI BAKTI SOSIAL MAHASISWA DI DESA KEMIRI Riza Ashari; Umi Isnatin; Wahyu Septrianto; Yusuf Al Manaanu; Hendri Setiyo Wibowo; Agung Dwicahyo; Yogi Banar Sasongko
Jurnal Pengabdian Ibnu Sina Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Ibnu Sina
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Ibnu Sina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36352/j-pis.v5i2.150900037

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat melalui Program Bakti Sosial Mahasiswa (BSM) Universitas Darussalam Gontor dilaksanakan sebagai upaya memperkuat nilai keislaman, kepedulian sosial, dan pemberdayaan masyarakat di Desa Kemiri, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam aktivitas keagamaan, pendidikan, dan sosial; memperkuat pembinaan Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA); membangun kemitraan antara perguruan tinggi dan pemerintah desa; serta memberikan pengalaman pengabdian langsung kepada mahasiswa. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan pendataan peserta, survei lapangan, koordinasi dengan mitra, pembekalan, pelaksanaan program, monitoring, evaluasi, dan penyusunan laporan. Program utama mencakup pendampingan pembelajaran Al-Qur'an, kultum dan kegiatan keagamaan, pendampingan belajar anak, permainan edukatif, kerja bakti, pembersihan masjid, serta silaturahmi dengan tokoh masyarakat. Kegiatan utama berlangsung pada 25-27 Mei 2026 dengan melibatkan mahasiswa lintas program studi, panitia, dosen pembimbing lapangan, pemerintah desa, tokoh agama, dan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan partisipasi masyarakat yang sangat baik, meningkatnya aktivitas pembelajaran TPA, terbangunnya hubungan kemitraan yang lebih kuat antara Desa Kemiri dan LPM UNIDA Gontor, serta bertambahnya pengalaman mahasiswa dalam kepemimpinan, komunikasi interpersonal, adaptasi sosial, dan kerja sama. Pelaksanaan program juga menginternalisasikan nilai IKHLAS, yaitu Inovatif, Kolaboratif, Humanis, Loyal, Amanah, dan Sustainable. Program ini berpotensi dikembangkan menjadi pengabdian berkelanjutan melalui pembinaan TPA, pemberdayaan UMKM, pelatihan masyarakat, dan program desa binaan.