Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, termasuk pada jenjang sekolah dasar. Salah satu model pembelajaran yang berkembang pesat adalah blended learning, yaitu pembelajaran yang menggabungkan kegiatan tatap muka dengan pembelajaran daring secara terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi blended learning dalam meningkatkan kemandirian belajar siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan menganalisis berbagai literatur ilmiah terbaru yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa blended learning mampu meningkatkan kemandirian belajar siswa melalui fleksibilitas akses materi, peningkatan kemampuan pengelolaan waktu, pengembangan tanggung jawab belajar, serta mendorong siswa untuk lebih aktif dalam mencari dan mengelola informasi. Keberhasilan implementasi blended learning dipengaruhi oleh kesiapan guru, dukungan orang tua, ketersediaan infrastruktur teknologi, dan desain pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar. Oleh karena itu, penerapan blended learning dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan kemandirian belajar siswa di era digital
Copyrights © 2026