Cabai rawit merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomi dan permintaan pasar yang tinggi. Upaya peningkatan produktivitas cabai rawit dapat dilakukan melalui penerapan teknik budidaya yang tepat, salah satunya pemangkasan, serta penggunaan varietas unggul. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu pemangkasan terhadap pertumbuhan dan produksi beberapa varietas cabai rawit serta mengetahui interaksi antara perlakuan pemangkasan dan varietas cabai rawit. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan dua faktor. Faktor pertama adalah waktu pemangkasan, yaitu P0 (tanpa pemangkasan), P1 (pemangkasan 14 hari setelah tanam = hst), P2 (pemangkasan 21 hst), dan P3 (pemangkasan 28 hst). Faktor kedua yaitu varietas cabai rawit yang terdiri atas V1 (Ori 212), V2 (Absolut 69), dan V3 (Kaliber). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pemangkasan berpengaruh nyata terhadap jumlah daun, jumlah cabang, jumlah buah, dan bobot buah. Perlakuan pemangkasan pada 28 hst (P3) menghasilkan jumlah cabang, jumlah buah, dan bobot buah yang lebih baik dibandingkan perlakuan lainnya. Perlakuan varietas memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit. Varietas Kaliber (V3) menunjukkan respons terbaik pada parameter jumlah daun, jumlah cabang, jumlah buah, dan bobot buah, sedangkan varietas Absolut 69 (V2) menghasilkan tanaman tertinggi. Tidak signifikannya interaksi antara perlakuan pemangkasan dan varietas terhadap respons pertumbuhan dan hasil cabai rawit.
Copyrights © 2026