Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Pertumbuhan Bibit Mucuna Bracteata di Media Tanaman Top Soil dan Kompos Kotoran Sapi Pada Wadah Bambo Toto Suryanto; Arif Kurniawan
Agrisia: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 16 No. 2 (2024): Agrisia
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37721/agrisia.v16i2.1593

Abstract

This research aims to determine the percentage of germination and the effect of planting media in bamboo containers on the growth of Mucuna bracteata seedlings. This research was carried out at the Experimental Garden of the Faculty of Agriculture, Borobudur University in June 2024 for 15 days after planting. This research used a descriptive method with treatment comparing top soil planting media with cow dung compost on the growth of Mucuna bracteate seedlings in bamboo containers. This research uses planting media in the form of top soil and cow dung compost. The results of this research show that seed germination is 70% and growth in height (4.57 cm), stem diameter (2.43 mm) and number of leaves (4.28 pieces) on cow dung compost media.
PENGARUH WAKTU PEMANGKASAN TERHADAP PERTUMBUHAN  DAN HASIL TIGA VARIETAS CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L.) Aditiameri Aditiameri; Toto Suryanto; Reza Revanza
Jurnal Pertanian Presisi (Journal of Precision Agriculture) Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/jpp.2026.v10i1.324

Abstract

Cabai rawit merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomi dan permintaan pasar yang tinggi. Upaya peningkatan produktivitas cabai rawit dapat dilakukan melalui penerapan teknik budidaya yang tepat, salah satunya pemangkasan, serta penggunaan varietas unggul. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu pemangkasan terhadap pertumbuhan dan produksi beberapa varietas cabai rawit serta mengetahui interaksi antara perlakuan pemangkasan dan varietas cabai rawit. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan dua faktor. Faktor pertama adalah waktu pemangkasan, yaitu P0 (tanpa pemangkasan), P1 (pemangkasan 14 hari setelah tanam = hst), P2 (pemangkasan 21 hst), dan P3 (pemangkasan 28 hst). Faktor kedua yaitu varietas cabai rawit yang terdiri atas V1 (Ori 212), V2 (Absolut 69), dan V3 (Kaliber). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pemangkasan berpengaruh nyata terhadap jumlah daun, jumlah cabang, jumlah buah, dan bobot buah. Perlakuan pemangkasan pada 28 hst (P3) menghasilkan jumlah cabang, jumlah buah, dan bobot buah yang lebih baik dibandingkan perlakuan lainnya. Perlakuan varietas memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit. Varietas Kaliber (V3) menunjukkan respons terbaik pada parameter jumlah daun, jumlah cabang, jumlah buah, dan bobot buah, sedangkan varietas Absolut 69 (V2) menghasilkan tanaman tertinggi. Tidak signifikannya interaksi antara perlakuan pemangkasan dan varietas terhadap respons pertumbuhan dan hasil cabai rawit.