Kanker serviks merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi yang masih memiliki angka kejadian dan kematian yang tinggi pada perempuan, baik di tingkat global maupun di Indonesia. Rendahnya pengetahuan remaja mengenai faktor risiko, penyebab, dan upaya pencegahan kanker serviks menjadi salah satu tantangan dalam mendukung keberhasilan program pencegahan sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan tingkat pengetahuan siswa mengenai kanker serviks sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan kesehatan serta mengevaluasi efektivitas metode penyuluhan yang digunakan. Penelitian menerapkan pendekatan mixed methods dengan desain pre-experimental one group pre-test–post-test. Sampel penelitian berjumlah 31 siswa kelas VIII-B SMP Negeri 3 Pancur Batu yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan yang diberikan sebelum dan sesudah intervensi penyuluhan kesehatan berbasis ceramah interaktif, media PowerPoint, diskusi, dan sesi tanya jawab. Data kuantitatif dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank Test, sedangkan data observasi dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rerata skor pengetahuan dari 65,65 ± 11,13 pada pre-test menjadi 91,03 ± 8,62 pada post-test dengan peningkatan absolut sebesar 25,38 poin (38,64%). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai Z = -4,864 dengan p < 0,001, sedangkan nilai effect size (r = 0,874) termasuk kategori besar, yang menunjukkan bahwa penyuluhan kesehatan memberikan pengaruh yang sangat kuat terhadap peningkatan pengetahuan siswa. Selama kegiatan berlangsung, siswa juga menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif dalam mengikuti penyampaian materi maupun sesi diskusi. Dengan demikian, penyuluhan kesehatan menggunakan metode ceramah interaktif berbantuan media PowerPoint terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa mengenai kanker serviks serta berpotensi mendukung pembentukan perilaku preventif terhadap kanker serviks sejak usia remaja
Copyrights © 2026