Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi nonverbal dan reward verbal guru dalam meningkatkan partisipasi serta percaya diri siswa pada pembelajaran Bahasa Arab di SDIT Bunayya Lhokseumawe. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, memanfaatkan observasi partisipan, wawancara yang semi mendalam, dan studi dokumentasi. Kajian ini dilandasi oleh Teori Interaksi Simbolik dari George Herbert Mead dan Herbert Blumer, serta konsep Definition of the Situation dari William Thomas sebagai pisau analisis. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa komunikasi nonverbal dan reward verbal berfungsi sebagai simbol validasi sosial yang mengonstruksi kelas sebagai ruang aman psikologis. Sinergi ini secara efektif mereduksi kecemasan linguistik, membangun efikasi diri, dan memicu generalisasi perilaku hingga ke lingkungan domestik siswa secara lebih berkelanjutan.
Copyrights © 2026