Abbas
Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Komunikasi Non-Verbal dan Reward Verbal Guru Bahasa Arab dalam Meningkatkan Partisipasi dan Percaya Diri Siswa di SDIT Bunayya Lhokseumawe Abbas; Oknita
ABANNA: Journal Of Contemporary Islamic Education Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL ABANNA: Journal Of Contemporary Islamic Education
Publisher : Enlightenment Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71036/ajcie.v4i1.457

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi nonverbal dan reward verbal guru dalam meningkatkan partisipasi serta percaya diri siswa pada pembelajaran Bahasa Arab di SDIT Bunayya Lhokseumawe. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, memanfaatkan observasi partisipan, wawancara yang semi mendalam, dan studi dokumentasi. Kajian ini dilandasi oleh Teori Interaksi Simbolik dari George Herbert Mead dan Herbert Blumer, serta konsep Definition of the Situation dari William Thomas sebagai pisau analisis. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa komunikasi nonverbal dan reward verbal berfungsi sebagai simbol validasi sosial yang mengonstruksi kelas sebagai ruang aman psikologis. Sinergi ini secara efektif mereduksi kecemasan linguistik, membangun efikasi diri, dan memicu generalisasi perilaku hingga ke lingkungan domestik siswa secara lebih berkelanjutan.
Konstruksi Masyarakat Ideal: Tinjauan Tafsir terhadap Ayat-Ayat Etika dan Kerukunan Sosial T. Faizin; Abbas
ENCOMMUNICATION: Journal of Communication Studies Vol. 3 No. 2 (2025): ENCOMMUNICATION: Journal of Communication Studies
Publisher : Enlightenment Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71036/ejcs.v3i2.434

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konstruksi masyarakat ideal melalui tinjauan tafsir terhadap ayat-ayat Al-Qur'an yang mengatur etika individu, kerukunan sosial, dan prinsip kepemimpinan. Masyarakat yang harmonis dalam pandangan Islam dibangun di atas landasan moralitas yang kuat, penegakan keadilan, serta toleransi yang proporsional. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah studi pustaka dengan merujuk pada berbagai literatur tafsir klasik dan kontemporer untuk membedah Surat An-Nūr ayat 30-31, Surat An-Nisa ayat 58-59, dan Surat Al-Kāfirūn ayat 1-6. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa Surat An-Nūr ayat 30-31 meletakkan fondasi etika pergaulan melalui perintah menjaga pandangan (ghadhul bashar) dan menutup aurat secara sempurna bagi laki-laki dan perempuan demi menjaga kesucian hati. Selanjutnya, Surat An-Nisa ayat 58-59 mengonstruksi sistem sosial melalui mandat penunaian amanah dan penegakan keadilan, serta menetapkan hierarki ketaatan kepada Allah, Rasul, dan Ulil Amri yang bersifat kondisional selama tidak bertentangan dengan syariat. Terakhir, Surat Al-Kāfirūn memberikan panduan adab terhadap masyarakat non-muslim dengan mengedepankan prinsip kebebasan beragama (non-koersi) dan ketegasan akidah tanpa harus melakukan kekerasan atau penghinaan. Secara keseluruhan, ketiga kelompok ayat ini merupakan pilar utama dalam mewujudkan tatanan masyarakat yang bersih, adil, dan toleran.