Jurnal Pembaruan Kesehatan Indonesia
Vol. 3 No. 2 (2026): JULY

Asuhan Kebidanan pada Ny. S dengan Produksi ASI Kurang melalui Pijat Oksitosin untuk Menurunkan Risiko Postpartum Blues pada Masa Nifas

Lili Purnama Sari (Program Studi D3 Kebidanan, Institut Nani Hasanuddin, Makassar, Indonesia)
Andi Hasliani (Program Studi S1 Kebidanan dan Profesi Bidan, Institut Nani Hasanuddin, Makassar, Indonesia)
Nasrawati (Puskesmas Tamalanrea Jaya, Makassar, Indonesia)



Article Info

Publish Date
19 Jul 2026

Abstract

roduksi ASI yang kurang pada masa nifas dapat menimbulkan kecemasan pada ibu karena kebutuhan nutrisi bayi dirasakan belum terpenuhi. Kondisi ini berpotensi memengaruhi kesejahteraan psikologis ibu dan meningkatkan risiko postpartum blues. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi ASI adalah pijat oksitosin yang membantu merangsang pelepasan hormon oksitosin sehingga memperlancar pengeluaran ASI. Melaksanakan asuhan kebidanan pada Ny. S dengan produksi ASI kurang melalui penerapan pijat oksitosin untuk meningkatkan produksi ASI dan membantu menurunkan risiko postpartum blues. Studi kasus menggunakan pendekatan manajemen kebidanan 7 langkah Varney dan pendokumentasian SOAP pada Ny. S usia 27 tahun, P4A0, dengan masalah produksi ASI kurang. Asuhan dilaksanakan pada bulan Juni–Juli 2026 di Puskesmas Tamalanrea Jaya melalui empat kali kunjungan pada hari ke-4, ke-11, ke-20, dan ke-28 postpartum. Intervensi meliputi edukasi gizi seimbang, teknik menyusui dan perlekatan yang benar, anjuran menyusui secara on demand, edukasi istirahat dan pemenuhan cairan, pijat oksitosin, serta dukungan keluarga. Pada kunjungan pertama ditemukan produksi ASI kurang dengan payudara teraba lembek dan pengeluaran ASI sedikit. Setelah diberikan asuhan dan pijat oksitosin secara rutin, terjadi peningkatan produksi ASI secara bertahap pada setiap kunjungan. Pada hari ke-28 postpartum, ASI sudah lancar, kebutuhan bayi terpenuhi, dan ibu tidak lagi mengeluhkan kekurangan ASI. Penerapan asuhan kebidanan komprehensif disertai pijat oksitosin dan dukungan keluarga efektif meningkatkan produksi ASI pada ibu nifas. Tenaga kesehatan disarankan mengoptimalkan edukasi menyusui dan pijat oksitosin serta melibatkan keluarga untuk mendukung keberhasilan pemberian ASI dan kesehatan psikologis ibu postpartum.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jupki

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

The Jurnal Pembaruan Kesehatan Indonesia (JUPKI) was established in 2023 and is dedicated to the publication of various types of research, including original scientific research, article reviews, and case studies within the field of health sciences. JUPKI publishes published twice a year. JUPKI ...