Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan awal siswa pada materi kesebangunan antara kelas yang menggunakan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Augmented Reality (AR) dan pembelajaran konvensional. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain quasi-eksperimen yang menggunakan nonequivalent control group. Teknik cluster random sampling digunakan untuk memilih dua kelas sebagai sampel, yaitu kelas kontrol dan kelas eksperimen. Data dikumpulkan melalui pretest untuk mengukur kemampuan awal siswa sebelum perlakuan diberikan. Data dianalisis menggunakan uji normalitas Kolmogorov-Smirnov, uji homogenitas Levene, dan uji independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pretest kelas eksperimen adalah 36,39, sedangkan kelas kontrol adalah 31,78. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data berdistribusi normal (p > 0,05), dan uji homogenitas menunjukkan bahwa varians kedua kelompok homogen (p > 0,05). Hasil uji independent sample t-test menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelas (p > 0,05). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kemampuan awal siswa pada kedua kelas relatif setara dan layak untuk digunakan dalam penelitian eksperimen selanjutnya
Copyrights © 2026