Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru sekolah dasar dalam merancang dan menggunakan media multisensori untuk membantu siswa berkebutuhan khusus memahami konsep bilangan. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah keterbatasan media pembelajaran adaptif serta masih dominannya penggunaan metode verbal dan latihan tertulis dalam pembelajaran matematika. Kegiatan ini dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu observasi kebutuhan mitra, penyampaian materi, praktik pembuatan media, simulasi penggunaan media, pendampingan implementasi, serta evaluasi dan refleksi. Peserta kegiatan adalah 30 guru sekolah dasar yang terlibat dalam pembelajaran siswa berkebutuhan khusus. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru mampu memahami pentingnya media multisensori dalam pembelajaran matematika inklusif, membuat media sederhana seperti kartu angka bertekstur, papan bilangan, stik hitung, dan kartu mencocokkan angka dengan jumlah benda, serta mensimulasikan penggunaannya dalam pembelajaran konsep bilangan. Penggunaan media multisensori juga memberikan respons positif karena siswa lebih tertarik, aktif, dan terlibat dalam aktivitas melihat, menyentuh, menghitung, menyusun, mencocokkan, dan menyebutkan bilangan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan media multisensori dapat menjadi alternatif strategi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika yang konkret, adaptif, dan inklusif bagi siswa berkebutuhan khusus di sekolah dasar
Copyrights © 2026